This book includes a plain text version that is designed for high accessibility. To use this version please follow this link.
Lampiran 3: Catatan mengenai Sumber Data yang digunakan untuk Peta


Layer yang digunakan pada kebanyakan peta


Hillshade dihasilkan dari SRTM 90m DEM, diunduh dari website CGIAR (http://srtm.csi.cgiar.org/). Bathymetry ETOPO1 Global Relief Model diunduh dari: http://www.ngdc.noaa.gov/mgg/global/global.html. Peta sebaran orangutan sumatera dibuat oleh Singleton dan Wich berdasarkan Wich et al. 2008, dilengkapi data tambahan yang belum dipublikasikan. Layer hutan diinterpretasikan oleh PanEco/YEL, 2010 dari Landsat 5 TM, 2009 dan Landsat ETM 7 yang diarsipkan pada tahun 2010.


Layer yang digunakan di masing-masing peta


Peta Peta Utama


Elevasi dan distribusi orangutan Curah hujan tahunan Layer administrasi


Kawasan Konservasi dan Kawasan Ekosistem Leuser


Layer dan penjelasan mengenai referensinya


Mosaik Landsat sekitar 2000 tempat (scenes) N-46-00, N-46-05, N-47-00 dan N-47-05 diunduh dari wesite GLCF (http://glcf.umiacs.umd.edu/data/landsat/), Universitas Maryland, Amerika Serikat.


Elevasi yang ditampilkan adalah dari SRTM 90M DEM, diunduh dari website CGIAR (http://srtm.csi.cgiar.org). Shapefile untuk danau di-digitasi oleh PanEco/YEL dari Mosaik Landsat (Lihat Peta Utama di atas).


Layer curah hujan diadaptasi dari Grid (1km) rata-rata curah hujan tahunan (Zone29) diunduh dari WorldClim website (http://www.worldclim.org).


Batas provinsi, kabupaten dan kota dariBadan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh dan Provinsi Sumatera Utara, dan 1:50.000 Peta Topografi Bakosurtanal untuk Indonesia.


Batas Taman Nasional Gunung Leuser (SK276) didapatkan dari Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser berdasarkan Kepmenhut no. 276/Kpts-II/1997; Batas Taman Nasional Gunung Leuser (SK170) dan kawasan konservasi lainnya di Aceh ditunjukkan pada perta “Peta Penunjukan Kawasan Hutan dan Perairan Propinsi NAD, 1:2.000.000. SK170/Kpts-II/2000. Batas Kawasan Ekosistem Leuser didapatkan dari Badan Pengelola Kawasan Ekosistem Leuser (BPKEL) berdasarkan keputusan Menteri Kehutanan mengenai “Pengesahan Batas Kawasan Ekosistem Leuser di Provinsi Aceh” SK 190/Kpts-II/2001 dan Keputusan Menteri Kehutanan mengenai “Pengesahan Batas Kawasan Ekosistem Leuser di Provinsi Sumatera Utara” SK 10193/Kpts-II/2002.


Zona ekologis orangutan Habitat Mega Fauna


Zona distribusi orangutan dibuat oleh PanEco berdasarkan tipe habitat (hutan di rawa gambut dan hutan di tanah mineral)


Peta dikompilasi dan diadaptasi dari distribusi spesies data distribusi spesies yang dapat diambil dari Flora and Fauna International (FFI), Yayasan Leuser Internasional (YLI), Wildlife Conservation Society (WCS), Badan Pengelola Kawasan Ekosistem Leuser (BPKEL) suatu lembaga yang berada di bawah pemerintah Aceh, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL). Distribusi badak sudah pernah dipublikasi sebelumya di Te Road Map for Saving Sumatra Ecosystem: Sumatra’s Vision 2020 oleh pemerintah Republik Indonesia. Data mengenai sebaran gajah disupplai oleh BPKEL dan YLI untuk Kawasan Ekosistem Leuser dan FFI untuk Ulu Masen. Data mengenai sebaran harimau harimau diperoleh dari WCS, YLI dan BBTNGL, dan diadaptasi dari data yang diterbitkan di Wibisono H. T. dan Pusparini, W. 2010. Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae): A review of conservation status. Intergr Zool 5: 309-318.


Tutupan hutan antara 1985 hingga 2007 Jalan Perkebunan dan distribusi orangutan


Laumonier et al. 2010 Provinsi, batas kabupaten dan kota dari Bappeda provinsi dan peta topografi Bakosurtanal.


Batas konsesi perkebunan di daerah Tripa yang didigitasi oleh PanEco/YEL berdasarkan peta-peta HGU yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional National di Aceh, dan untuk daerah lain sebagaimana ditunjukkan pada peta yang diadaptasi dari UML/LDP berdasarkan data Badan Pertanahan Nasional di Aceh dan Kabupaten Langkat.


Perubahan Tutupan Lahan – Tripa


Perubahan penggunaan Lahan Kawasan Ekosistem Leuser


IUPHHK dan distribusi orangutan


Areal Eksplorasi Tambang dan distribusi orangutan


82


Tata, H. L. and van Noordwijk, M. 2010. Human Livelihoods, Ecosystem Services and the Habitat of the Sumatran Orangutan: Rapid Assessment in Batang Toru and Tripa. Bogor, Indonesia: World Agroforestry Centre/ICRAF Southeast Asia Regional Office.


Data deforestasi berdasarkan Laumonier et al. 2010. Analisis perubahan lahan dilkaukan oleh PanEco/YEL berdasarkan interpretasi gabungan visual.


Badan Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wialyah I, Kementerian Kehutanan, 2008. IUPHHK Aceh ditampilkan pada peta yang diunduh dari website Kementerian Kehutanan: Peta Persebaran Areal HPH Provinsi Aceh, Badan Planologi Kehutanan, Kementerian Kehutanan 2003.


Dinas Pertambangan Provinsi Sumatera Utara dan Aceh.


Page 1  |  Page 2  |  Page 3  |  Page 4  |  Page 5  |  Page 6  |  Page 7  |  Page 8  |  Page 9  |  Page 10  |  Page 11  |  Page 12  |  Page 13  |  Page 14  |  Page 15  |  Page 16  |  Page 17  |  Page 18  |  Page 19  |  Page 20  |  Page 21  |  Page 22  |  Page 23  |  Page 24  |  Page 25  |  Page 26  |  Page 27  |  Page 28  |  Page 29  |  Page 30  |  Page 31  |  Page 32  |  Page 33  |  Page 34  |  Page 35  |  Page 36  |  Page 37  |  Page 38  |  Page 39  |  Page 40  |  Page 41  |  Page 42  |  Page 43  |  Page 44  |  Page 45  |  Page 46  |  Page 47  |  Page 48  |  Page 49  |  Page 50  |  Page 51  |  Page 52  |  Page 53  |  Page 54  |  Page 55  |  Page 56  |  Page 57  |  Page 58  |  Page 59  |  Page 60  |  Page 61  |  Page 62  |  Page 63  |  Page 64  |  Page 65  |  Page 66  |  Page 67  |  Page 68  |  Page 69  |  Page 70  |  Page 71  |  Page 72  |  Page 73  |  Page 74  |  Page 75  |  Page 76  |  Page 77  |  Page 78  |  Page 79  |  Page 80  |  Page 81  |  Page 82  |  Page 83  |  Page 84