This page contains a Flash digital edition of a book.
bitranetnewsletter


Edisi 18 / September - Oktober 2014 Untuk Kalangan Terbatas


Daftar Isi Tajuk Utama


- Petani Kecil Sebagai Soko Guru Sistem Pangan


- Ancaman Krisis Pangan dan Peningkatan Pembangunan Pertanian


- Kesejahteraan Petani Dalam Perencanaan Pembuatan Kebijakan Pangan


Advokasi


- Komnas HAM Investigasi Pelang- garan HAM Hak Masyarakat Adat Kawasan Hutan


- Komnas HAM Adakan Inkuiri Nasional


- Sergai Sebagai Percontohan Ber- basis Integrasi Ternak Sapi di Sumut


- Kementerian Agraria dan Kedaulatan Pangan Wajib Diisi Sosok yang Tepat!


Pertanian


- Petani Malang Ogah Pakai Pupuk Organik Bersubsidi


Credit Union


- Membangun Kekuatan Ekonomi Kerakyatan melalui Credit Union 13


Kesehatan Alternatif - Manfaat Terong Belanda Bagi Kesehatan


Kabar Dari Kampung


- Banjir Lumpuhkan Aktifitas & Ekonomi Masyarakat Air Hitam 15


14 12


7 9


10 11 2 4 5 Pangan merupakan salah satu kebutuhan manusia yang harus


dipenuhi. Pangan yang dihasilkan dari kegiatan pertanian merupakan dasar dan kunci bagi suatu negara untuk mengembangkan negara bersangkutan. Kegiatan pertanian yang bagus dan tertata rapi sangat mempengaruhi


perkembangan negara, juga akan menjadi tolak ukur bagi negara lain mengenai perkembangan di negara tersebut, terlebih Indonesia yang dikenal sebagai negara agraris. Namun kenyataan berkata lain, Indonesia belum menjadi produsen pangan bagi dunia. Ironisnya, diperkirakan di masa mendatang negeri agraria ini akan mengalami krisis pangan. Kementerian Pertanian pernah mencatat sekitar 100 dari 349


kabupaten di Indonesia saat ini berpotensi rawan pangan. Anehnya dalam kondisi seperti ni petani hanya menjadi penonton, diakibatkan kebijakan yang tidak berpihak kepada petani. Petani dalam hal ini sangat terpinngirkan dalam usaha melindungi


upaya untuk meningkatkan produksi hasil pertaniannya. Belum lagi tidak adanya trobosan baru untuk meningkatkan hasil pertanian yang menjadi hal penting dalam menghadapi kerawanan pangan saat ini Kepentingan petani yang paling utama dalam kampanye ini adalah pemberdayaan kampanye kedaulatan pangan. Kampanye yang berlangsung telah memunculkan ide-ide baru berkaitan dengan petani. Permasalahannya adalah ide-ide tersebut belum semuanya sampai kepada yang bersangkutan. Diantaranya ada ide mengenai peningkatan produksi, pemberdayaan sumber daya masnusia, dan lainnya masih berputar di kalangan akademisi. Seandainya ide-ide tersebut tersalurkan kepada petani, tentu ini akan sangat membantu. Pun jika ide-ide ini sampai, petani masih memerlukan bantuan untuk mewujudkan ide-ide tersebut. Sehingga manfaat dari kedaulatan pangan bagi petani tidak akan berakhir sebagai wacana.(red)


1 Newsletter Bitranet / Edisi 18: September - Oktober 2014


Petani Pilar Penting Dalam Upaya Peningkatan Pangan


Page 1  |  Page 2  |  Page 3  |  Page 4  |  Page 5  |  Page 6  |  Page 7  |  Page 8  |  Page 9  |  Page 10  |  Page 11  |  Page 12  |  Page 13  |  Page 14  |  Page 15  |  Page 16