This page contains a Flash digital edition of a book.
bitranetnewsletter


Edisi 15 / Maret - April 2014 Untuk Kalangan Terbatas


Menjaga Air Dimulai dari Menjaga Lingkungan Manfaat air sebagai sumber kehidupan bagi umat manusia ba-


Daftar Isi Tajuk Utama


- Manfaat Air bagi Kehidupan Manusia


- 8 Manfaat Sumber Daya Air


2 3


- Menjaga Air Membersihkan Energi 4 - Perbedaan Air Tercemar dan Air Tidak Tercemar


5 Advokasi


- Pemerintah Jepang Dukung Pusat Pelatihan Ternak & Pertanian Organik


- Peran Politik Perempuan Harus Maksimal


- Pentingnya Pemahaman Budidaya Karet


- Wagubsu: Penanggulangan Kemiskinan Butuh Data Akurat


Pertanian


- Dibalik Swasembada Beras Tahun 2013


Credit Union - Lakukan dan Hindari


Kesehatan Alternatif - Jengkol, Si Bau yang Berkhasiat


- Pisang Kepok Redakan Mag


Profil - Zul: Hidup Harus Berbagi


11 12


13 14


15


6 8 9


10


rangkali sudah sering kita dengar. Sayangnya, sistem pengelolaan sumber daya air, terutama pengelolaan sumber air bersih, belum dilakukan secara optimal. Bahkan terjadinya kerusakan lingku- ngan, seperti hutan gundul, sungai yang tercemar, pemanasan global, merebaknya limbah industri, dan berbagai dampak lingku- ngan lainnya, membuktikan bahwa pengelolaan air cenderung ter- abaikan. Di masa mendatang, tidak mustahil ancaman krisis air ini pun menjadi pemicu berbagai konflik. Hal ini karena perebutan sumber daya air yang makin sulit diakses oleh warga dunia. Berdasarkan catatan National Geographic Indonesia edisi April


2010 silam, dari total jumlah air di seluruh permukaan bumi, cuma 1 % lah air yang bakal diperebutkan oleh miliran manusia. Ditam- bah dampak perubahan iklim yang kian ekstrim, bisa dibayangkan bagaimana kondisi yang bakal terjadi. Distribusi air yang tidak merata dan akses air bersih yang kian langka jelas akan berdampak pada kesehatan, bahkan mempengaruhi sistem ekonomi, politik, dan sosial budaya masyarakat di suatu negara. Di Indonesia, pemerintah sudah berupaya untuk mengelola


cadangan air untuk keberlangsungan hidup rakyatnya. Hal ini se- suai dengan konstitusi UUD 1945 Pasal 33 ayat (3) yang menya- takan bahwa “Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebe- sar-besar kemakmuran rakyat”. Itu sebabnya, adanya pembuatan waduk, bendungan, dan


berbagai kebijakan yang menyangkut pengelolaan air dibuat un- tuk membuktikan keseriusan pemerintah dalam menjaga sumber daya air. Ironisnya, kerusakan lingkungan masih begitu masif ter- jadi. Padahal, kita tahu kerusakan lingkungan ini merupakan salah satu pemicu terjadinya krisis air. Dengan kata lain, menjaga dan mengelola sumber daya air harusnya dimulai dari pengelolaan lingkungan secara optimal. Tentu tindakan tegas terhadap perusak lingkungan pun perlu dilakukan. (red)


1 Newsletter Bitranet / Edisi 15: Maret - April 2014


Page 1  |  Page 2  |  Page 3  |  Page 4  |  Page 5  |  Page 6  |  Page 7  |  Page 8  |  Page 9  |  Page 10  |  Page 11  |  Page 12  |  Page 13  |  Page 14  |  Page 15  |  Page 16